Friday, August 5, 2016

MACAM TOPENG DAN CARA PEMBUATANNYA


MACAM TOPENG DAN CARA PEMBUATANNYA

Proses Pembuatan Topeng Malang

http://goo.gl/kRdpwf
    A.     Bahan
         .      Kayu Sengon
         .      Kayu Nangka
         .      Kayu Kembang
         .      Kayu Menthaos


    B.     Alat
       .      Pangot (sejenis pisau)
       .      Gergaji
       .      Pathuk
       .      Tatah
       .      Ganden
       .      Kampak
       .      Pensil
       .      Cat Kayu
       .      Amplas/kertas gosok
     C.    Cara membuat
                 -  Kayu bulat dipotong dengan panjang 22 cm, diameter 18 cm. Dibelah menjadi 2 bagian.


         -  Salah satu dari belahan itu dibentuk menjadi segitiga,bagian yang pertama antara lain:

            Membuat hidung

            Memberi tempat untuk mata dan bibir

            Memberi batas antara wajah dan ukiran

            Memperjelas bentuk karakter wajahnya mulai dari hidung, mata sampai bibirnya

        -   Setelah selesai bagian pertama lalu masuk pada tahap ukiran
        -   Selesai mengukir lalu ke tahap melubangi hidung dan matanya
        -   Dihaluskan dengan kertas gosok,
        -   Di dengan cat dasar (cat tembok)
        -   Dihaluskan lagi pakai kertas gosok yang lebih halus
        -   Pewarnaan wajah
        -   Setelah pewarnaan wajah selesai dilanjutkan pada bagian ukiranya 
       
      Topeng Rumyang & Cara Pembuatannya 
      Topeng Rumyang adalah kesenian khas dari daerah Cirebon (kotaku tercinta). Warna kedoknya merah jambu, namun ada juga yang berwarna coklat muda, untuk karakter kedoknya yaitu genit, lincah, atau ganjen. Raut wajahnya membersitkan keceriaan, dan hal ini dapat dilihat dari bentuk mulutnya yang senantiasa menyiratkan seseorang dengan senyuman manisnya. 
      
https://youtu.be/_0qqYC9b2qM
      Cirebon emang gak ada habisnya soal budaya! bangganya jadi orang Cirebon ASLI hehehehe :D langsung aja nih, saya mau nyobain bikin replika Topeng Rumyang, walaupun pasti hasilnya gak akan sama kayak yang diatas (cukup sadar diri ko) tapi yaaaa inilah hasil karyaku. cekidot lah... 
       Alat dan Bahan : 
       - Topeng polos tanah liat 
       - Kuas lukis Uk. Besar (9-10) untuk pewarnaan cat dasar
       - Kuas lukis Uk. Kecil (2-4) untuk warna yang lebih detail
       - Cat minyak (putih, hitam, merah, pink, biru,emas)
       - Drawing pen Uk. 06 Snowman - Cat Tembok putih 
       - Ampelas - Manik-manik warna Merah dan Emas 
     Step by Step : 
      1). Topeng yang masih polos dengan permukaan yang tidak rata di ampelas hingga permukaan halus 
      2). Lalu, cat dengan cat tembok putih polos sebagai warna dasar. jangan langsung diwarnai dengan cat minyak ya :) 
140702140.thwglobal.com
      3). tunggu sampai kurang lebih 15-30 menit langsung kering karena menggunakan cat tembok, tapi waktu pengeringan untuk cat minyak sedikit lebih lama loh, malah sangat lama (maklum, saat ini musim hujan dan jarang ada sinar matahari wkwkwk)  
     4). kalau udah kering beginih, bisa langsung di cat warna ping muda untuk bagian wajahnya saja ya, seperti ini nih : 

140702140.thwglobal.com
     5). lalu dilajutkan, kita cat juga bagian kepala atas yang dijadikan hiasan. biar warnanya lebih bling - bling kita pakai warna emas dan hitam. kalau bisa diukir juga untuk lebih mempercantik topengnya 
140702140.thwglobal.com
     6). karena ukiran yang dicetak tidak rata dan tidak harmonis, maka kita harus kerjain sendiri dan mengukir sendiri menggunakan cat emas. oh iya gunakan kuas yang kecil ya agar lebih detail warnanya. 
140702140.thwglobal.com
     7). sekarang waktunya menggunakan drawing pen untuk mengukir mulut, alis, dan ukiran agar lebih detail. bikin mulutnya dengan warna merah terlebih dahulu. kita perjelas lagi menggunakan drawing pen. 
     8). selanjutnya tinggal kita hias wajah topeng Rumyang ini sesuai mungkin dengan karakter aslinya. sudah saya coba sebisa mungkin, dan inilah hasilnya : untuk bagian atasnya saya dekorasi sendiri hehehe :D 
     9). dan tahap terakhir, kita bikin anting dari manik - manik berwarna merah dan emas, kita juga butuh benang jahit berwarna merah. kita ronce manik - manik


140702140.thwglobal.com

6:33 AM Coretan Cerita, pengalaman pribadi, Semua Tentang Cirebon, Seni, Tips dan Trik, Tutorial 1 comment Topeng Rumyang & Cara Pembuatannya Topeng Rumyang adalah kesenian khas dari daerah Cirebon (kotaku tercinta). Warna kedoknya merah jambu, namun ada juga yang berwarna coklat muda, untuk karakter kedoknya yaitu genit, lincah, atau ganjen. Raut wajahnya membersitkan keceriaan, dan hal ini dapat dilihat dari bentuk mulutnya yang senantiasa menyiratkan seseorang dengan senyuman manisnya. Cirebon emang gak ada habisnya soal budaya! bangganya jadi orang Cirebon ASLI hehehehe :D langsung aja nih, saya mau nyobain bikin replika Topeng Rumyang, walaupun pasti hasilnya gak akan sama kayak yang diatas (cukup sadar diri ko) tapi yaaaa inilah hasil karyaku. cekidot lah... Alat dan Bahan : - Topeng polos tanah liat - Kuas lukis Uk. Besar (9-10) untuk pewarnaan cat dasar - Kuas lukis Uk. Kecil (2-4) untuk warna yang lebih detail - Cat minyak (putih, hitam, merah, pink, biru,emas) - Drawing pen Uk. 06 Snowman - Cat Tembok putih - Ampelas - Manik-manik warna Merah dan Emas Step by Step : 1). Topeng yang masih polos dengan permukaan yang tidak rata di ampelas hingga permukaan halus 2). Lalu, cat dengan cat tembok putih polos sebagai warna dasar. jangan langsung diwarnai dengan cat minyak ya :) 3). tunggu sampai kurang lebih 15-30 menit langsung kering karena menggunakan cat tembok, tapi waktu pengeringan untuk cat minyak sedikit lebih lama loh, malah sangat lama (maklum, saat ini musim hujan dan jarang ada sinar matahari wkwkwk) 4). kalau udah kering beginih, bisa langsung di cat warna ping muda untuk bagian wajahnya saja ya, seperti ini nih : 5). lalu dilajutkan, kita cat juga bagian kepala atas yang dijadikan hiasan. biar warnanya lebih bling - bling kita pakai warna emas dan hitam. kalau bisa diukir juga untuk lebih mempercantik topengnya 6). karena ukiran yang dicetak tidak rata dan tidak harmonis, maka kita harus kerjain sendiri dan mengukir sendiri menggunakan cat emas. oh iya gunakan kuas yang kecil ya agar lebih detail warnanya. 7). sekarang waktunya menggunakan drawing pen untuk mengukir mulut, alis, dan ukiran agar lebih detail. bikin mulutnya dengan warna merah terlebih dahulu. kita perjelas lagi menggunakan drawing pen. 8). selanjutnya tinggal kita hias wajah topeng Rumyang ini sesuai mungkin dengan karakter aslinya. sudah saya coba sebisa mungkin, dan inilah hasilnya : untuk bagian atasnya saya dekorasi sendiri hehehe :D 9). dan tahap terakhir, kita bikin anting dari manik - manik berwarna merah dan emas, kita juga butuh benang jahit berwarna merah. kita ronce manik - manik tersebut. inilah hasil akhir dari Tugas UAS untuk mapel. Seni Budaya saya : jengjengjeng... Kirimkan Ini lewat Email BlogThis! Berbagi ke Twitter Berbagi ke Facebook

Make Money Online : http://ow.ly/KNICZ
6:33 AM Coretan Cerita, pengalaman pribadi, Semua Tentang Cirebon, Seni, Tips dan Trik, Tutorial 1 comment Topeng Rumyang & Cara Pembuatannya Topeng Rumyang adalah kesenian khas dari daerah Cirebon (kotaku tercinta). Warna kedoknya merah jambu, namun ada juga yang berwarna coklat muda, untuk karakter kedoknya yaitu genit, lincah, atau ganjen. Raut wajahnya membersitkan keceriaan, dan hal ini dapat dilihat dari bentuk mulutnya yang senantiasa menyiratkan seseorang dengan senyuman manisnya. Cirebon emang gak ada habisnya soal budaya! bangganya jadi orang Cirebon ASLI hehehehe :D langsung aja nih, saya mau nyobain bikin replika Topeng Rumyang, walaupun pasti hasilnya gak akan sama kayak yang diatas (cukup sadar diri ko) tapi yaaaa inilah hasil karyaku. cekidot lah... Alat dan Bahan : - Topeng polos tanah liat - Kuas lukis Uk. Besar (9-10) untuk pewarnaan cat dasar - Kuas lukis Uk. Kecil (2-4) untuk warna yang lebih detail - Cat minyak (putih, hitam, merah, pink, biru,emas) - Drawing pen Uk. 06 Snowman - Cat Tembok putih - Ampelas - Manik-manik warna Merah dan Emas Step by Step : 1). Topeng yang masih polos dengan permukaan yang tidak rata di ampelas hingga permukaan halus 2). Lalu, cat dengan cat tembok putih polos sebagai warna dasar. jangan langsung diwarnai dengan cat minyak ya :) 3). tunggu sampai kurang lebih 15-30 menit langsung kering karena menggunakan cat tembok, tapi waktu pengeringan untuk cat minyak sedikit lebih lama loh, malah sangat lama (maklum, saat ini musim hujan dan jarang ada sinar matahari wkwkwk) 4). kalau udah kering beginih, bisa langsung di cat warna ping muda untuk bagian wajahnya saja ya, seperti ini nih : 5). lalu dilajutkan, kita cat juga bagian kepala atas yang dijadikan hiasan. biar warnanya lebih bling - bling kita pakai warna emas dan hitam. kalau bisa diukir juga untuk lebih mempercantik topengnya 6). karena ukiran yang dicetak tidak rata dan tidak harmonis, maka kita harus kerjain sendiri dan mengukir sendiri menggunakan cat emas. oh iya gunakan kuas yang kecil ya agar lebih detail warnanya. 7). sekarang waktunya menggunakan drawing pen untuk mengukir mulut, alis, dan ukiran agar lebih detail. bikin mulutnya dengan warna merah terlebih dahulu. kita perjelas lagi menggunakan drawing pen. 8). selanjutnya tinggal kita hias wajah topeng Rumyang ini sesuai mungkin dengan karakter aslinya. sudah saya coba sebisa mungkin, dan inilah hasilnya : untuk bagian atasnya saya dekorasi sendiri hehehe :D 9). dan tahap terakhir, kita bikin anting dari manik - manik berwarna merah dan emas, kita juga butuh benang jahit berwarna merah. kita ronce manik - manik tersebut. inilah hasil akhir dari Tugas UAS untuk mapel. Seni Budaya saya : jengjengjeng... Kirimkan Ini lewat Email BlogThis! Berbagi ke Twitter Berbagi ke Facebook

Make Money Online : http://ow.ly/KNICZ
                         

     Membuat Topeng dari Kertas Karton

140702175.thwglobal.com
Media membuat topeng bermacam-macam bisa dari kayu, tanah liat, bubur kertas atau kertas karton. Disini kita akan mencoba membuat topeng dengan media kertas karton dengan teknik melipat, memilin dan menggunting. Pembuatan topeng akan melatih kita untuk membuat karakter wajah manusia ada yang lucu,   galak, bengong, judes dlsb. Pengerjaannya sangat mudah hanya memerlukan ketekunan dan kesabaran, berikut akan diuraikan cara pembuatannya:

Bahan dan Alat :
1. Kertas Karton
2. Koran Bekas
3. Pewarna bisa dipilih salah satu seperti: Cat Air/ Cat Poster/ Cat untuk styroform
4. Asesories seperti : benang, kain, ijuk, renda dlsb

Alat-alat:
1. Gunting
2. Cuter
3. Hecter

Cara Pembuatan:
140702175.thwglobal.com
1. Buatlah sketsa  dasar wajah berbentuk Oval pada sehelai kertas karton kemudian pada sekeliling sisinya beri tanda garis titik 8 bagian.

140702175.thwglobal.com

140702175.thwglobal.com
2. Gunting, Lipat dan tekuk sketsa dasar wajah berbentuk oval kemudian di hecter satu persatu sehingga membentuk seperti gambar di atas
                                                                                     
140702175.thwglobal.com
3. Gunting kertas koran dengan ukuran kecil-kecil kemudian tempelkan pada bentuk dasar wajag topeng, maksudnya agar bentuk dasar topeng dari kertas karton menjadi keras

140702175.thwglobal.com
4. Bentukdasar topeng yang sudah selesai di tempeli guntingan kertas koran 

140702175.thwglobal.com
5. Buatlah bagian-bagiab wajah topeng seperti alis, hidung, pelipis, dan mulut dengan teknik melipat, menggunting dan menempel. Caranya sama dengan cara membuat bentuk dasar topeng seperti gambar no.1 dan 2 hanya saja ukurannya lebih kecil. Sebelumnya ukur dulu posisi mata, hidung dan mulut sesuai wajah kita kemudian dilubangi. 

140702175.thwglobal.com
6. Setelah bagian-bagian  wajah selesai ditempel pada bentuk dasar topeng tempelkan kembali guntingan kertas koran ke seluruh bagian wajah topeng, sehingga topeng menjadi lebih keras
140702175.thwglobal.com
7. Selanjutnya wajah topeng tinggal diberi warna sesuka hati kita, dapat menggunakan cat air untuk styroform, cat poster, cat kayu dlsb. Maka selesailah topeng kita dan selamat mencoba...

RAGAM TOPENG NUSANTARA

 

RAGAM TOPENG NUSANTARA


140690622.thwglobal.com

Topeng telah menjadi salah satu bentuk ekspresi paling tua yang pernah diciptakan peradaban manusia. Pada sebagian besar masyarakat dunia, topeng memegang peranan penting dalam berbagai sisi kehidupan yang menyimpan nilai-nilai magis dan suci. Ini karena peranan topeng yang besar sebagai simbol-simbol khusus dalam berbagai uparaca dan kegiatan adat yang luhur.
Kehidupan masyarakat modern saat ini menempatkan topeng sebagai salah satu bentuk karya seni tinggi. Tidak hanya karena keindahan estetis yang dimilikinya, tetapi sisi misteri yang tersimpan pada raut wajah topeng tetap mampu memancarkan kekuatan magis yang sulit dijelaskan.
Topeng di Indonesia 

Topeng telah ada di Indonesia sejak zaman prasejarah. Secara luas digunakan dalam tari topeng yang menjadi bagian dari upacara adat atau penceritaan kembali cerita-cerita kuno dari para leluhur. Diyakini bahwa topeng berkaitan erat dengan roh-roh leluhur yang dianggap sebagai interpretasi dewa-dewa. Pada beberapa suku, topeng masih menghiasi berbagai kegiatan seni dan adat sehari-hari. Beberapa topeng di Indonesia pun digunakan sebagai hiasan di dalam rumah atau di luar rumah.
Beberapa kesenian topeng Indonesia antara lain:
Topeng Cirebon 
140690622.thwglobal.com
Penduduk desa yang tersebar di sekitar Cirebon hanyalah pewaris dan bukan penciptanya. Penduduk desa ini adalah juga penerus dari para penari Keraton Cirebon yang dahulu memeliharanya. Penari-penari dan penabuh gamelan Keraton pada jaman penjajahan Belanda mata pencaharian semakin sulit sehingga harus mencari sumber hidupnya di rakyat pedesaan.
Topeng Cirebon yang semula berpusat di Keraton-keraton, kini tersebar di lingkungan rakyat petani pedesaan. Dan seperti umumnya kesenian rakyat, maka Topeng Cirebon juga dengan cepat mengalami transformasi-transformasi. Proses transformasi itu berakhir dengan keadaannya yang sekarang, yakni berkembangnya berbagai “gaya” Topeng Cirebon, seperti Losari, Selangit, Kreo, Palimanan serta berkembang di pelosok-pelosok Kecamatan antara lain : Klangenan, Plumbon serta Arjawinangun, sedangkan di Kota Cirebon sendiri sudah tergeserkan oleh kesenian yang lebih modern. Namun demikian masih terlihat adanya kultur Kraton yang mengajarkan adab kebangsawanan dalam pementasannya yang berbaur dengan kultur rakyat yang sederhana dilihat dari pakaian yang dikenakan para penarinya.
Dalam pengangkatan ceritera dalam pementasan adalah ceritera Panji dalam lima siklus karakter kehidupan, antara lain :
1. Panji–tahap kelahiran,
2. Samba ( Pamindo )–tahap kanak-kanak,
3. Rumyang–tahap dewasa,
4. Tumenggung ( Patih ) –tahap memperoleh kedudukan dalam masyarakat,
5. Ruwana ( Rahwana ) dan Klana–tahap manusia yang telah dikuasai berbagai nafsu.
Dalam pengangkatan karakter topeng sangat ter ekpresi oleh pola-pola gerakan tubuh para penari, sehingga tari topeng Cirebon ini sangat indah dalam pementasannya.
Topeng Jogja 
140690622.thwglobal.com
Dalam pagelaran Wayang Wong yang di ciptakan oleh Hamengku Bhuwono I ( 1755-1792 ) dalam pengekspresian karakter gerak tari tokoh-tokoh wayang untuk peran kera dan raksasa dalam pentas Ramayana maupun Mahabharata pemainnya dilengkapi dengan pemakaian topeng, sedangkan untuk tokoh satria dan wanita tidak mengenakan topeng.
Dalam pementasan Wayang Orang Gedog punakawan Pentul dan Tembem mengenakan topeng separuh muka sehingga dapat berdialog secara leluasa tanpa mengangkat topeng. Lain halnya dengan pementasan ceritera Panji para pemainnya mengenakan topeng dengan cara agak direnggangkan sedikit sehingga pemain dapat mengucapkan antawacananya. Pada topeng gaya Yogyakarta kumis dibuat dengan cara menyungging warna hitam.
Topeng Surakarta :
140690622.thwglobal.com
Topeng gaya Surakarta hampir sama dengan gaya Yogyakarta hanya terdapat perbedaan pada kumisnya yang terbuat dari bulu. Tokoh punakawan Bancak dan Doyok juga mengenakan topeng separuh muka seperti gaya Yogyakarta.
Topeng Bali 
140690622.thwglobal.com
Di Bali topeng juga adalah suatu bentuk dramatari yang semua pelakunya mengenakan topeng dengan cerita yang bersumber pada cerita sejarah yang lebih dikenal dengan Babad.
Dalam membawakan peran-peran yang dimainkan, para penari memakai topeng bungkulan (yang menutup seluruh muka penari), topeng sibakan (yang menutup hanya sebagian muka dari dahi hingga rahang atas termasuk yang hanya menutup bagian dahi dan hidung). Semua tokoh yang mengenakan topeng bungkulan tidak perlu berdialog langsung, sedangkan semua tokoh yang memakai topeng sibakan memakai dialog berbahasa kawi dan Bali.
Tokoh-tokoh utama yang terdapat dalam dramatari Topeng terdiri dari Pangelembar (topeng Keras dan topeng tua), Panasar (Kelihan - yang lebih tua, dan Cenikan yang lebih kecil), Ratu (Dalem dan Patih) dan Bondres (rakyat). Jenis-jenis dramatari topeng yang ada di Bali adalah :
1. Topeng Pajeganyang ditarikan oleh seorang aktor dengan memborong semua tugas-tugas yang terdapat didalam lakon yang dibawakan.
2. Topeng Sidakarya Di dalam topeng Pajegan ada topeng yang mutlak harus ada, yakni topeng Sidakarya. Oleh karena demikian eratnya hubungan topeng Pajegan dengan upacara keagamaan, maka topeng ini pun disebut Topeng Wali. Dramatari Topeng hingga kini masih ada hampir diseluruh Bali
3. Topeng Pancayang dimainkan oleh empat atau lima orang penari yang memainkan peranan yang berbeda-beda sesuai tuntutan lakon,
4. Topeng Prembon yang menampilkan tokoh-tokoh campuran yang diambil dari Dramatari Topeng Panca dan beberapa dari dramatari Arja dan Topeng Bondres, seni pertunjukan topeng yang masih relatif muda yang lebih mengutamakan penampilan tokoh-tokoh lucu untuk menyajikan humor-humor yang segar.
Nama Arja di duga berasal dari kata Reja (bahasa sansekerta) yang berarti keindahan. Arja adalah semacam opera khas Bali, merupakan sebuah dramatari yang dialognya ditembangkan secara macapat. Dramatari Arja ini adalah salah satu kesenian yang sangat digemari di kalangan masyarakat.
Arja diperkirakan muncul pada tahun 1820an, pada masa pemerintahan raja Klungkung I Dewa Agung Sakti. Tiga fase penting dalam perkembangan Arja adalah:
• munculnya Arja Doyong (Arja tanpa iringan gamelan, dimainkan oleh satu orang).
• Arja Gaguntangan (yang memakai gamelan Gaguntangan dengan jumlah pelaku lebih dari satu orang).
• Arja Gede ( yang dibawakan oleh antara 10 sampai 15 pelaku dengan struktur pertunjukan yang sudah baku seperti yang ada sekarang).
Sumber lakon Arja yang utama adalah cerita Panji (Malat), kemudian lahirlah sejumlah cerita seperti Bandasura, Pakang Raras, Linggar Petak, I Godogan, Cipta Kelangen, Made Umbara, Cilinaya dan Dempu Awang yang dikenal secara luas oleh masyarakat.
Arja juga menampilkan lakon-lakon dari cerita rakyat seperti Jayaprana, Sampik Ingtai, Basur dan Cupak Grantang serta beberapa lakon yang diangkat dari cerita Mahabharata dan Ramayana. Lakon apapun yang dibawakan Arja selalu menampilkan tokoh-tokoh utama yang meliputi Inya, Galuh, Desak (Desak Rai), Limbur, Liku, Panasar, Mantri Manis, Mantri Buduh dan dua pasang punakawan atau Panasar kakak beradik yang masing - masing terdiri dari Punta dan Kartala. Hampir semua daerah di Bali masih memiliki grup-grup Arja yang masih aktif.
Menjelang berakhirnya abad XX lahir Arja Muani, pemainnya semua pria, sebagian memerankan wanita. Arja ini disambut dengan sangat antusias oleh masyarakat karena, menghadirkan komedi segar.
Tari Topeng Bali mempunyai ciri tarian tersendiri. Dengan iringan irama gamelan yang khas mempertunjukkan drama tari namun tidak mengangkat kisah-kisah dalam pewayangan. Wujud tarian dapat dibagi dalam bentuk 2 jenis, yaitu :
1. Topeng Pajegan – penarinya hanya satu orang namun dalam pementasan membawakan berbagai macam topeng yang secara berturut-turut dipakai/diganti diatas pentas dan menari sesuai dengan karakter topeng yang sedang dipakai.
2. Topeng Panca – tari ini merupakan pengembangan dari tari Topeng Pajegan dengan penambahan pemain menjadi 5 orang.


MACAM MACAM SERAT